7 Fakta Perlu Diketahui dari Jenis Flu Burung

Hingga kini tercatat sembilan orang terinfeksi jenis baru flu burung yang tengah menyebar di China.xx-fluburung.blogspot.com
Jenis baru flu burung H7N9 ini tercatat membuat korban meninggal sebanyak tiga orang dari sembilan korban yang terkena virus ini. Dua dari korban yang meninggal itu berdomisili di Shanghai, sedangkan satu orang lainnya berada di Provinsi Zhejiang.

Berikut tujuh fakta yang perlu diketahui tentang virus flu burung H7N9 dari berbagai sumber:

1. Arti kode H dan N dalam virus.

"H dan N dalam nama virus ini mengacu pada protein yang ada di permukaan virus, yang disebut hemagglutinin dan neuraminidase. Ada 16 jenis hemagglutinin dan sembilan bentuk neuraminidase yang dapat muncul dalam banyak kombinasi," papar Dr Richard Webby, seorang peneliti ahli dan infeksi penyakit flu burung di St. Jude Children Research Hospital.

2. Kasus virus H7N9 ini belum pernah terjadi sebelumnya.


Sebelum munculnya kasus di China, virus H7N9 ini tidak diketahui dapat menyebabkan penyakit pada manusia, namun memang sering ditemukan terjadi pada burung atau unggas. Kebanyakan jenis flu burung sebenarnya tidak menginfeksi manusia, kecuali pada virus H5N1.

3. Virus serupa pernah menginfeksi manusia.


Jenis virus dari 'keluarga' virus H7 telah menyebabkan lebih dari 100 kasus infeksi pada manusia dalam satu dekade terakhir, menurut sebuah studi.

Sebuah virus H7N7 di Belanda pada 2003 telah menyebabkan 89 orang terinfeksi satu orang meninggal.

4. Gejala yang muncul jika terinfeksi virus ini


Tiga dari orang yang terinfeksi di China mengalami infeksi saluran pernafasan yang berkembang menjadi penyakit radang paru-paru dan pernapasan.

Banyak dari infeksi jenis virus H7 yang terjadi di masa lalu menyebabkan konjungtivitis atau infeksi mata, namun tidak menular.

5. Virus ini tidak dapat menular dari orang lain


Saat ini belum ada bukti bahwa virus H7N9 dapat menular dari manusia. Dalam kasus di China, orang-orang yang berada dekat dengan orang-orang yang menjadi korbannya tidak ditemukan terinfeksi. Virus ini disebut menyebar dari unggas.

Hal yang patut dikhawatirkan adalah virus ini memiliki penanda genetik. Namun penanda ini tidak cukup memungkinkan bagi virus tersebut untuk menularkan dari satu orang ke orang lainnya.

6. Virus ini kemungkinan menyebar dari populasi


Ada kemungkinan bahwa virus H7N9 ini memiliki sumber utama, tapi belum diketahui apakah itu dari populasi burung atau unggas lainnya.

7. Ada kemungkinan jumlah korban terinfeksi lebih banyak

Selain mencoba untuk mengidentifikasi sumber dari virus, para peneliti kesehatan kini sedang mencari kasus lainnya.

Kasus-kasus yang telah terungkap saat ini adalah pada tahap yang parah, sehingga kemungkinan ada korban terinfeksi lain yang belum terungkap karena masih berada dalam tahap yang ringan.

Komentar

Postingan Populer